Advertisement
TANJUNGPINANG – Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau, Hj. Ismiyati, menegaskan pentingnya mempertahankan anggaran untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial (kesra) di tengah upaya Pemprov Kepri melakukan efisiensi anggaran.
Hal ini disampaikan legislator yang terpilih dari Dapil Tanjungpinang ini kepada awak media di Tanjungpinang pada Senin (17/2/2025) perihal pemotongan anggaran akibat efisiensi.
Hj. Ismiyati meminta agar anggaran untuk ketiga sektor tersebut tetap diprioritaskan dan tidak diganggu untuk pemotongan atau pergeseran alokasi.
Menurut Hj. Ismiyati, anggaran untuk pendidikan dan kesehatan sangat krusial bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kepri.
“Pendidikan dan kesehatan adalah sektor yang tidak bisa ditawar-tawar. Potongan anggaran di sektor ini justru akan berisiko memperburuk kualitas layanan yang sudah ada,” ujar Hj. Ismiyati.
Politisi PKS ini menekankan bahwa Pemprov Kepri harus lebih bijak dalam melakukan efisiensi anggaran tanpa mengorbankan sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Lebih lanjut, Ismiyati juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan sosial masyarakat Kepri, khususnya di daerah-daerah yang masih mengalami keterbatasan akses. Menurutnya, bantuan untuk kelompok rentan seperti lansia, disabilitas, dan keluarga tidak mampu harus tetap menjadi prioritas.
“Jangan sampai kebijakan efisiensi anggaran justru menyulitkan masyarakat yang membutuhkan layanan dasar tersebut,” tegasnya.
Hj. Ismiyati juga menyarankan agar Pemprov Kepri mempertimbangkan alternatif efisiensi yang lebih tepat, seperti mengoptimalkan pengelolaan dan pemanfaatan anggaran yang sudah ada, serta meningkatkan sinergi antarinstansi terkait untuk meraih hasil maksimal.
“Efisiensi itu baik, tetapi jangan sampai justru membebani masyarakat dengan memotong anggaran yang sudah sangat dibutuhkan oleh banyak pihak,” ujarnya.