Advertisement
TANJUNGPINANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ismiyati, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri untuk memperjuangkan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi tenaga honorer. Desakan ini muncul setelah adanya laporan bahwa Pemprov Kepri tidak mengalokasikan anggaran untuk THR bagi tenaga honorer tahun ini.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Adi Prihantara, sebelumnya menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada aturan yang mengatur pemberian THR bagi tenaga honorer. Selain itu, kondisi keuangan daerah yang belum optimal turut menjadi alasan di balik efisiensi anggaran yang dilakukan Pemprov Kepri.
Menanggapi hal tersebut, Ismiyati Legislator yang terpilih dari Dapil Kepri 1 Tanjungpinang ini menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga honorer, terutama menjelang perayaan hari raya. Ia berpendapat bahwa meskipun belum ada regulasi khusus, pemerintah seharusnya mencari solusi agar tenaga honorer dapat menerima THR sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.
"Tenaga honorer memiliki peran penting dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik. Sudah sepatutnya pemerintah mempertimbangkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan mereka, termasuk pemberian THR," ujar Ismiyati.
Ismiyati berharap Pemprov Kepri dapat segera mengambil langkah konkret terkait isu ini, sehingga tenaga honorer dapat merayakan hari raya dengan lebih tenang dan sejahtera.